Penyebab Terjadinya Cegukan

Semua orang pasti pernah mengalami cegukan, ya gak? Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansiapun pernah mengalami cegukan. Lagi asik-asiknya makan, minum, atapun pada aktivitas lainnya ehh cegukan datang,  Sehingga cegukan seringkali datang secara tiba-tiba dan membuat kegiatan kita menjadi terganggu. Lalu, kenapa kita cegukan? Apa sih penyebab terjadinya cegukan?

Sebelumnya penulis pernah jelaskan apa itu cegukan, jika kamu belum tahu kamu bisa membacanya di artikel sebelumnya atau bisa klik Apa itu Cegukan? Sebenarnya cegukan adalah hal yang normal dan bisa terjadi pada siapa saja. Jika cegukan yang kamu alami hanya sementara atau sebentar berarti kondisi ini bukanlah sebuah gejala penyakit berbahaya. Namun jika kamu mengalaminya cukup lama kamu bisa periksa ke dokter sehingga dapat penanganan yang lebih lanjut.

Penyebab Terjadinya Cegukan
Penyebab terjadinya cegukan
Penyebab terjadinya cegukan
 Jadi begini, kadang kala cegukan atau dalam bahasa medisnya singultus ini muncul pada saat-saat tertentu. Seperti makan tergesa-gesa atau terlalu cepat, meminum air yang dingin sesaat setelah makan makanan panas, atau makan makanan yang sangat panas dan pedas, lalu tertawa atau batuk terlalu keras, bisa juga karena banyak meminum minuman beralkohol. Selain itu cegukan juga disebabkan karena adanya tekanan saraf frenik oleh struktur anatomi yang lain, atau karena tumor dan penyakit ginjal lainnya, ya meskipun hal ini jarang terjadi. American Cancer Society melaporkan bahwa 30% pasien kemoterapi menderita cegukan sebagai efek samping perlakuan.

Cegukan sementara bisa terjadi akibat gangguan pada organ-organ yang berada dekat diafragma. Ketika terjadinya sebuah rangsangan yang datang secara tiba-tiba dan kuat serta membuat organ-organ tubuh melibatkan saraf frenikus, sehingga saraf tersebut akan merangsang kontraksi diafragma yang pada akhirnya membuat seseorang mengalami cegukan.

Biasanya cegukan dapat terjadi pada saat kadar C02 atau karbondioksida yang ada di dalam darah mengalami penurunan yang drastic. Selain itu, makanan yang pedas, minuman yang bersoda, berubahnya suhu secara tiba-tiba, alkohol, terlalu cepat makan atau minum, terlalu keras atau berlebihan saat tertawa atau juga saat batuk, stress, merokok, atau kurang seimbangnya cairan dalam tubuh, dapat menyebabkan munculnya cegukan.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi cegukan, antara lain menahan napas, menahan napas dapat membuat kadar CO2 atau karbondioksida dalam darah meningkat. Cara lainnya ialah bernafas dalam plastik atau kantong kertas, ini juga upaya untuk meningkatkan kadar karbondioksida dalam darah sehingga menekan aktifitas saraf di otak kamu yang membuat seseorang cegukan. Cara lainnya, cegukan bisa diatasi dengan menelan satu sendok tek gula pasir kering. Gula yang ada di dalam mulut akan segera mengirimkan sinyal melalui serabut saraf yang nantinya akan menganggu lengkung refleks cegukan.

Akan tetapi, kamu harus memperhatikan kondisi cegukan yang terjadi sebab cegukan bisa juga sebagai sebuah sinyal yang menandakan bahwa ada masalah yang serius yang terjadi di dalam tubuh kamu, seperti penyakit ginjal, masalah di perut, hati, tumor pada batang otak, gejala stroke, dan infeksi pada saraf pusat. Jika hal ini terjadi, maka penanganan yang sederhana tidak akan bisa mengatasi masalah cegukan, dan harus segera diatasi oleh seorang dokter.

Demikianlah penjelasan singkat tentang penyebab terjadinya cegukan yang dapat disampaikan. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat buat kamu. Jangan lupa baca artikel menarik lainnya ya, dan jangan lupa juga share ya agar yang lain juga tahu.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »